031-5963367

Sebagaimana dalam artikel Bagaimana Cara Memperbesar Bisnis Anda. Jika Seorang Owner ingin bisnisnya menjadi lebih besar, Dia harus mempercayakan orang di bawahnya agar dapat memimpin perusahaannya sehingga dapat membangun cabang-cabang baru. Tetapi dalam hal mempercayakan kepada orang lain ini tidak bisa sembarangan karena inilah yang menjadi salah satu penentu perusahaan itu bisa menjadi lebih baik atau menjadi lebih buruk.

Untuk merekrut seorang karyawan bukanlah suatu hal yang mudah. Bukan juga merekrut orang sembarangan, dan tidak merekrut orang yang semata-mata karena kenalan. Lalu jangan merekrut orang karena hubungan kerabat (tetapi jika kerabat memiliki keahlian yang dibutuhkan dalam bisnis Anda, silahkan direkrut).

Dalam merekrut karyawan, diperlukan beberapa hal penting yang membuat perusahaan Anda memiliki karyawan yang berkualitas. Sebagai dasar dalam mencari karyawan, di Alkitab sudah tertulis kriteria apa saja yang perlu Anda perhatikan.

Di samping itu kaucarilah dari seluruh bangsa itu orang-orang YANG CAKAP dan TAKUT AKAN ALLAH, orang-orang YANG DAPAT DIPERCAYA, dan YANG BENCI KEPADA PENGEJARAN SUAP; tempatkanlah mereka di antara bangsa itu menjadi pemimpin seribu orang, pemimpin seratus orang, pemimpin lima puluh orang dan pemimpin sepuluh orang. Keluaran 18:21

Inilah Kriteria utama yang diperlukan dalam mencari orang:

Orang yang Cakap

Ciri orang yang cakap:

~ Memiliki keahlian & pengalaman yang baik di bidangnya

Orang yang memiliki keahlian tertentu di bidang yang akan dia kerjakan dan juga jika ada pengalaman dalam bidang yang digelutinya . Tetapi pengalaman bukan suatu hal yang terpenting.

~ Memiliki daya nalar dan kemampuan berpikir dalam membaca situasi

Karyawan yang akan Anda percayakan dalam perusahaan Anda, dia harus bisa mengambil keputusan yang tepat dalam situasi tertentu. Dan juga karena orang yang kita rekrut itu akan memimpin orang lain, maka orang tersebut harus diperlengkapi dengan keahlian memimpin, yaitu keahlian dalam menggerakkan banyak orang.

~ Memiliki keinginan untuk memajukan perusahaan

Perusahaan yang berkembang memerlukan inovasi, orang inilah yang akan membantu Anda untuk membawa perubahan yang lebih baik di perusahaan Anda.

Orang yang Takut akan Tuhan

Ciri orang yang Takut akan Tuhan:

~ Memiliki nilai kebenaran dalam hidup dan kebenarannya, yaitu: Kejujuran.

Kejujuran merupakan hal yang penting dalam pekerjaan, karena Anda tidak bisa memantau karyawan Anda intens 24 jam.

Tips cara menguji kejujuran:

Ketika ada karyawan yang bermasalah, jangan dimarahi dulu, melainkan bertanyalah terlebih dahulu kepada karyawan tersebut.

Apakah karyawan tersebut menjawab pertanyaan Anda dengan jujur atau tidak.

Dengan cara ini, Anda dapat menemukan tingkat kejujuran dan tanggungjawab pada karyawan Anda.

~ Tidak mendirikan perusahaan dalam perusahaan

Jika Anda miliki karyawan yang juga berdagang di dalam perusahaan Anda, berhati-hatilah, berarti Anda sedang membuka celah untuk ‘singa kecil’ akan menjadi ‘singa besar’ yang akan menerkam habis perusahaan Anda. Beberapa perusahaan besar tiba-tiba hancur salah satu penyebabnya karena hal ini, Bisnis di dalam bisnis.

Contoh:

Seseorang memiliki toko jual Sepeda motor, Pemilik toko menyuruh salah satu karyawannya berjualan aksesoris motor yang dimana karyawan tersebut adalah kepala toko.

Lambat laun karyawan tersebut menjadi biang masalah dalam perusahaan tersebut, karena karyawan itu lebih terfokus dalam mengelola aksesoris motor ketimbang penjualan utamanya yaitu berjualan sepeda motor.

~ Berintegritas, tidak berubah jika dia naik jabatan

Orang yang berintegritas tidak ditentukan seberapa besar uang yang dia terima dan tidak ditentukan oleh jabatan tinggi yang dia punya. Meskipun dia diberi kepercayaan yang lebih, penghasilan yang lebih, orang berintegritas akan tetap menjadi orang yang sama.
Salah satu contoh konkret saat ini yaitu Presiden Indonesia Bapak Jokowi, meskipun dia sudah menjadi seorang Presiden, beliau tetap “blusukan” dan tetap dekat dengan rakyat.

~ Mementingkan kepentingan bersama

Ketika Anda memiliki karyawan yang solidaritasnya tinggi kepada karyawan lainnya, Anda harus membinanya dan menempatkan pada posisi yang baik (tetapi dilakukan secara bertahap).

Jika Anda memiliki anak, yang akan meneruskan perusahaan Anda, jangan langsung ditempatkan menjadi direktur perusahaan meskipun anak Anda lulusan luar negeri.

Lebih baik anak Anda dipekerjakan di tempat lain terlebih dahulu, supaya mengerti bagaimana situasi terbawah dalam suatu perusahaan.

~ Menghormati orang lain

Orang yang takut akan Tuhan akan menghormati orang lain tanpa memAndang status sosial, suku, ras dan jabatan. Orang ini juga akan berlaku sopan dan bertutur kata yang baik.

Tetapi jika ada orang yang berani mengkoreksi kesalahan karyawan yang lain, Anda sebagai atas, jangan langsung melarang dengan membuat aturan-aturan baru untuk menyudutkan orang tersebut. Cobalah Anda membuka kesempatan untuk kritik dan saran bagi perusahaan Anda yang dilakukan secara privat & tertulis, dengan adanya hal ini, Anda akan menemukan seperti apa perusahaan Anda ini dari sudut pAndang karyawan.

Dalam hal menerima kritik & saran, Anda juga harus siap menerima kritikan pedas siapa tau kritikan itu benar dan dapat mengubah situasi perusahaan Anda menjadi lebih baik. Di lain pihak, jika karyawan Anda tidak berani mengungkapkan ‘unek-unek’nya siapa tau Anda mempekerjakan karyawan yang kurang kompeten atau Anda yang bersikap terlalu keras terhadap karyawan.

Orang yang bisa dipercaya

Ciri orang yang bisa dipercaya:

~ Mampu melakukan tugasnya hingga selesai

Pastikan orang yang akan Anda angkat menjadi supervisor atau kepala bagian, adalah orang yang melakukan tugas hingga tuntas.

~ Mampu berinovatif

Mampu mengembangkan apa yang ada dengan cara yang lebih baik. Jika ada karyawan Anda memiliki ide dan pendapat untuk berinovasi, beri kesempatan padanya untuk melakukannya terlebih dahulu, tetap dipantau tetapi tidak diintervensi.

Orang yang benci kepada pengejaran suap

Ciri Orang yang benci kepada pengejaran suap:

~ Tidak hitung-hitungan

Jika ada seseorang yang ingin Anda angkat dengan jabatan yang lebih baik, tetapi orang tersebut hitung-hitungan terhadap perusahaan (menghitung-hitung lemburan, membandingkan gajinya), lebih baik Anda mempertimbangkan dengan matang, apakah dia layak dinaikkan jabatannya. Karena jika pada dasarnya karyawan tersebut tidak layak, maka Anda akan merusak moral karyawan itu dan bisa juga merusak kinerja dalam perusahaan Anda.

Tips supaya karyawan Anda tidak hitung-hitungan: tanamkan pada staff Anda bahwa bekerja itu memberi bukan mengambil.

Dan hal itu kembali pada Anda sebagai pemilik perusahaan, apakah Anda sudah memperhatikan kesejahteraan karyawan Anda?

~ Hidupnya sederhana

Jika karyawan Anda bergaya hidup mewah, coba Anda ukur dengan penghasilan yang dia dapat, apakah cocok atau tidak.

Contoh :

Seorang karyawan bagian kasir memiliki smartphone terbaru dengan harga yang tinggi, tidak lama setelah memiliki barang itu, dia ganti lagi dengan smartphone yang terbaru dengan harga yang tidak murah. Selain itu juga, karyawan tersebut sedang menyicil sebuah mobil baru.

Anda sebagai atasan / pemilik perusaan, coba cocokkan dengan penghasilan yang dia dapat, lalu Anda cek, karyawan itu mendapatkan penghasilan tambahannya dari mana.

Karena ciri koruptor adalah bergaya hidup mewah.

~ Kejujuran lebih penting daripada uang & hubungan lebih baik daripada uang

Jika ada karyawan atau kerabat dalam perusahaan Anda yang menghalalkan segala cara untuk mendapatkan uang, sebaiknya keluarkan dengan baik-baik orang tersebut, karena akan menyebabkan kerugian yang besar.

Contoh:

Ada seorang sales yang tidak menyetor uang perusahaan sejumlah Rp 4jt dalam waktu melebihi target, setelah ditagih-tagih orang tersebut akhirnya menyerahkan uang tersebut. Tetapi Si pemilik perusahaan mengampuni orang tersebut dengan alasan dia orang lama. Tidak lama dari kejadian tadi, sales itu melarikan uang perusahaan sejumlah Rp 150jt dan menghilangkan jejak.

Jika ada karyawan sudah gagal dipercaya di uang, Anda harus berhati-hati.

Setelah Mencari & Merekrut orang yang terbaik, Bagaimana cara mempertahankan orang terbaik?

Hal itu akan dibahas di artikel selanjutnya.