Matius 22:37 Jawab Yesus kepadanya: ”Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.
Kembali saya diingatkan tentang kasih mula-mula, yang kemudian berlanjut di retret, saya dan istri mengambil bagian dalam pelayanan di retret. Kami dikembalikan mengalami kasih mula-mula.
Berlanjut setelah retret, saya mengalami tantangan untuk melakukan lebih lagi untuk Tuhan dalam tenaga, waktu dan keuangan. Saya menjawab tantangan, saya harus mengatur waktu lebih baik lagi, supaya menjadi lebih efektif lagi memberi yang terbaik untuk pekerjaan Tuhan.
Sebab semuanya untuk menjaga api kasih mula-mula.
Markus 10:31 (Luk 11:30)
Tetapi banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu.”
Terlibat dalam ekosistem yang baik, membuat saya dijaga untuk tetap berada dalam kasih mula-mula, mendewasakan saya, menjaga api kasih mula-mula supaya tidak padam dan tidak menyimpang dari jalannya Tuhan, sehingga saya tidak menjadi yang terakhir.
Membawa minyak yang cukup untuk menyambut kedatangan Tuhan.
Matius 25:1-13 TB
[1] ”Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis, yang mengambil pelitanya dan pergi menyongsong mempelai laki-laki.
Matius 25:4,13 TB
[4] sedangkan gadis-gadis yang bijaksana itu membawa pelitanya dan juga minyak dalam buli-buli mereka.
[13] Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya.”
Mengasihi Tuhan dengan segenap jiwa dan akal budi, dengan tetap menjaga api kasih mula-mula, dan selalu melakukan yang terbaik untuk Tuhan.
Tuhan Yesus memberkati.
Kamis.26.10.2023
Resume Doa Fajar TOC