Beberapa waktu ada viral berita perselingkuhan yang ternyata pasangan tersebut adalah anak-anak Tuhan, dan saya merasa sedih.
Saya berharap ada pemulihan, tetapi istrinya malah menggugat cerai. Namun saya bersyukur perceraian tidak terjadi.
Mengapa rumah tangga anak-anak Tuhan bisa mengalami hal seperti ini?
Sebuah hubungan memang tidak mudah dijalani, bahkan hubungan sesama saudara kandung sekalipun pasti ada up – down.
Mazmur 25:9
Ia membimbing orang-orang yang rendah hati menurut hukum, dan Ia mengajarkan jalan-Nya kepada orang-orang yang rendah hati.
Firman yg sudah kita baca, kita tahu dan pelajari akan menjadi sia-sia jika kita tidak memiliki kerendahan hati untuk menjalankannya.
Contoh: Firman Tuhan berkata tidak boleh bercerai, namun jika kita tidak memiliki kerendahan hati untuk men*taati*nya, pasti terjadilah perceraian.
Jika saya bertengkar atau merasa ada hal yang tidak beres, maka saya tidak bisa tidur. Jika bertengkar dengan suami, saya tidak akan mau melihat wajah suami saya. Saya tidak bisa tidur. Dan saya yang ditegur Tuhan, bahwa saya ini adalah penolong.
Firman Tuhan tidak akan memberikan dampak baik jika saya tidak mentaati menjalaninya dengan rendah hati.
Amsal 3:3
Janganlah kiranya kasih dan setia meninggalkan engkau! Kalungkanlah itu pada lehermu, tuliskanlah itu pada loh hatimu
Kasih dan setia pada pasangan kita. Kasih seperti gairah sebuah perasaan, setia adalah sebuah komitmen. Keduanya tidak bisa dipisahkan, akan rapuh jika hanya ada kasih, akan hambar jika hanya ada kesetiaan.
Banyak hal yang tidak sesuai ekspektasi kita dalam sebuah hubungan, jika tidak ada kasih dan kesetiaan maka kita akan meninggalkan.
Amsal 16:6a
Dengan kasih dan kesetiaan, kesalahan diampuni..
Tuhan Yesus memiliki kasih dan kesetiaan membuat kita beroleh keselamatan. Tuhan adalah panutan kita tentang kasih dan kesetiaan Tuhan.
Tuhan Yesus memberkati 🙏😇
Selasa 10.10.2023
Resume Doa Fajar TOC
Link Youtube : Click Here