5W1H
What Apakah hikmat itu? Hikmat adalah Kemampuan seseorang dalam mengambil keputusan sesuai dengan Firman Tuhan. Bukan hanya teoritis namun lebih bersifat praktek. Dasarnya adalah takut akan Tuhan
Who Siapa yang perlu hikmat Tuhan? Kita anak-anak Tuhan butuh hikmat sebab kita tidak bisa hidup sembarangan dalam mengambil keputusan di segala aspek hidup.
Why Mengapa kita perlu hikmat? Supaya kita tidak bodoh dan tidak tersesat dalam kehidupan. Tidka salah dalam pengambilan Keputusan.
Amsal 9:6 buanglah kebodohan, maka kamu akan hidup, dan ikutilah jalan pengertian.”
When dan Where Kapan dan di mana kita butuh hikmat? Kita selalu membutuhkan hikmat kapan dan di mana saja. Kita butuh hikmat bagaimana kita menjadi suami/istri/ anak yang sesuai dengan Firman. Dalam pekerjaan kita perlu hikmat, dalam bertindak dan berbicara supaya kita bisa menjadi berkat. Hikmat Beretika dalam berdagang, perlu hikmat untuk inovasi baru, mengatur keuangan, hikmat dalam menjaga kesehatan, dan sebagainya.
How? Bagaimana kita bisa mendapatkan hikmat?
Amsal 9: 10a Permulaan hikmat adalah takut akan Tuhan…
Bukan takut karena hukuman Tuhan tetapi respek/hormat kepada Tuhan dengan menjauhi yang Tuhan tidak suka, caranya adalah dengan bergaul karib dengan Tuhan supaya kita mengetahui kehendak Tuhan.
Ciri-ciri hikmat ada 7 (Yak 3:17 )
Murni (tidak ada motivasi),
Pendamai (tidak memicu pertengkaran),
Peramah (lemah lembut),
Penurut (tidak egois),
Penuh belas kasihan dan buah yang baik (menjadi berkat bagi orang lain).
Tidak memihak (adil tidak pilih kasih),
Tidak munafik (jujur, terbuka dan transparan)
Yak 1:5 Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, — yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit –, maka hal itu akan diberikan kepadanya.
Saat ujian iman dan kekurangan hikmat, mintalah hikmat kepada Tuhan, jangan sungkan karena Tuhan tidak pernah tersinggung dan Tuhan akan memberikannya.
Kesaksian:
Dalam pekerjaan saya ada banyak cela persimpangan untuk mengambil keputusan yang salah atau benar. Biasanya untuk menjalin kerjasama dengan pihak lain, saya melakukan entertain kepada pihak ini. Namun ada pihak yang tidak mau menerima entertain yang bisa mereka beli dengan uang mereka (pengeluaran keuangan yang tidak diketahui pihak perusahan maupun keluarga).
Puji Tuhan, perusahaan saya juga tidak bisa mengijinkan hal tersebut. Namun saya berdoa dan minta hikmat kepada Tuhan, bagaimana saya bisa bekerjasama dengan pihak ketiga ini tanpa mengikuti permintaan yang tidak sesuai peraturan dan Firman. Dan Tuhan memberikan hikmat kepada saya supaya saya tidak berfokus kepada permintaan pribadi pihak ini dan saya melakukan pendekatan kepada pihak keluarganya. Puji Tuhan, akhirnya saya bisa mendapatkan kerjasama dengan pihak ini dengan dukungan keluarganya tanpa saya harus melanggar peraturan perusahaan dan Firman Tuhan.
Tuhan Yesus memberkati 😇🙏
Sabtu.24.06.2023
Resume Doa Fajar ToC
Link Youtube : Click Here