Saat pertama kali saya mengenal Tuhan, saya masih pacaran dengan suami saya, long distance relationship (jarak jauh). Saya belum ada pembimbing rohani, juga jarang komunikasi dengan pacar saya. Saya berpikir bahwa Keluarga saya tahunya kalau saya mengikut Tuhan Yesus karena pacar saya, jadi saya merasa takut sekali seandainya bagaimana jadinya jika saya putus dengan pacar saya. Pikiran negatif menjadikan saya ketakutan.
Sampai Saya bermimpi semua orang lagi kebingungan, ketakutan dan berlari-lari karena dikatakan hari itu hari kiamat. Saya bingung dan takut tapi kemudian Saya melihat Tuhan Yesus. Tuhan berkata “jangan kamu takut, Aku tidak akan meninggalkan engkau!”
Puji Tuhan, saya bisa mengatasi rasa takut dan akhirnya menikah dengan pacar saya.
Kol 4:2 Bertekunlah dalam doa dan dalam pada itu berjaga-jagalah sambil mengucap syukur.
Hati-hati dengan pikiran-pikiran kita, pikiran negatif yang membuat kita ketakutan, pikiran yang mengintimidasi, pikiran negatif yang membuat kita merasa tidak layak.
Ketika saya mengalami intimidasi dalam pelayanan yang membuat saya merasa tidak layak karena pikiran yang negatif, saya berdoa dan melawan pikiran negatif. Akhirnya saya tidak mundur, saya bisa fokus kembali dalam pelayanan.
Fokuskan pikiran dan tetap percaya kepada Tuhan Yesus, tetap berdoa dan mengucap syukur. Tuhan akan memampukan kita.
Tuhan Yesus memberkati 🙏😇
Kamis.21.09.2023
Resume Doa Fajar
Link Youtube : Click Here