Kid 5:2-7
(2) Aku tidur, tetapi hatiku bangun. Dengarlah, kekasihku mengetuk. “Bukalah pintu, dinda, manisku, merpatiku, idam-idamanku, karena kepalaku penuh embun, dan rambutku penuh tetesan embun malam!”
Pada proses penyaliban, kepala Tuhan Yesus penuh embun.
Ada pengorbanan yang Tuhan berikan kepada kita untuk mengembalikan kita pada keadaan awal (kodrat) penciptaan manusia yaitu diciptakan untuk Tuhan, bergaul karib dengan Tuhan, keadaan dimana semuanya baik.
(3)“Bajuku telah kutanggalkan, apakah aku akan mengenakannya lagi? Kakiku telah kubasuh, apakah aku akan mengotorkannya pula?”
(4) Kekasihku memasukkan tangannya melalui lobang pintu, berdebar-debarlah hatiku.
Ada banyak alasan bagi kita untuk menolak Tuhan secara halus, padahal Tuhan sangat rindu untuk bergaul dengan manusia.
Terlalu capek, terlalu sibuk, jadwal padat, besok saja, ada acara penting, ada urusan, dll… itulah alasan-alasan yang kita buat.
(5-6)Aku bangun untuk membuka pintu bagi kekasihku, tanganku bertetesan mur; bertetesan cairan mur jari-jariku pada pegangan kancing pintu. Kekasihku kubukakan pintu, tetapi kekasihku sudah pergi, lenyap. Seperti pingsan aku ketika ia menghilang. Kucari dia, tetapi tak kutemui, kupanggil, tetapi tak disahutnya.
Ketika Ada keinginan berubah pikiran untuk merespon kerinduan Tuhan, tetapi Tuhan sudah pergi. Carilah Tuhan selama Tuhan berkenan ditemui, berserulah kepadaNya selama IA dekat (Yes 55:6).
Sebab ada masa dimana kasih karunia itu telah lewat. Sehingga ada masalah, kerugian-kerugian yang terjadi.
(7) Aku ditemui peronda-peronda kota, dipukulinya aku, dilukainya, selendangku dirampas oleh penjaga-penjaga tembok.
Cari Tuhan selama Tuhan masih membuka pintu bagi kita kekasih Tuhan. Having relationship. Bergaul dekat, bergaul erat, bergaul intim dengan Tuhan. Tanggapi dengan baik kerinduan Tuhan. Marilah Kembali pada kodrat awal penciptaan yaitu kita dicipta untuk Tuhan.
Tuhan Yesus memberkati 😇🙏
Senin.28.08.2023
Resume Doa Fajar
Link Youtube : Click Here