031-5963367

Beda iman Maria dan iman Sarai – Ps. Hana Harto

10 Nov 2023KHOTBAH DOA FAJAR

‭‭Ibrani‬ ‭11:1‬ ‭TB‬‬
[1] Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.

Iman adalah sebuah keyakinan yang kuat bahwa apa yang kita harapkan pasti terjadi.
Dibutuh kesetiaan dan kesabaran.

Iman Maria
Maria adalah seorang gadis (perawan) yang mendapatkan kasih karunia yang luar biasa dari Tuhan, untuk melahirkan Juru Selamat dunia.
Maria Percaya bahwa Allah sanggup melakukan segala sesuatu. Maria bersedia rahimnya dipinjam oleh Tuhan.

‭‭Lukas‬ ‭1:38‬
Kata Maria: ”Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu.” Lalu malaikat itu meninggalkan dia.

Dengan perkataan Maria tersebut, maka kesepakatan terjadi (MOU ditandatangani), Maria harus menantikan dengan sabar dan setia, menunggu untuk menerima berkat besar tersebut.

Iman Sarai
‭‭Kejadian‬ ‭15:5‬-6
[5] Lalu Tuhan membawa Abram ke luar serta berfirman: ”Coba lihat ke langit, hitunglah bintang-bintang, jika engkau dapat menghitungnya.” Maka firman-Nya kepadanya: ”Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu.”
[6] Lalu percayalah Abram kepada Tuhan, maka Tuhan memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran.

Janji keturunan kepada Abraham diberikan dan Abraham percaya. MOU ditandatangani. Kemudian diteguhkan dengan persembahan (baca Kej 15: 9-20).
Sarai sangat senang dan janji Tuhan dinantikan. Sampai 10 tahun, janji Tuhan belum terjadi. Sarai mulai jenuh dan mulai mikir-mikir, mungkinkah janji Tuhan bukan dari rahimnya, akhirnya memberikan Hagar kepada Abraham, imannya berdasarkan pada apa yang terjadi. Sarai berjalan dalam kedagingan nya, tetapi Tuhan tidak pernah lupa akan janjiNya. Tuhan melakukan janjiNya pada saat yang mustahil, pada saat Sarai tidak lagi mampu memikirkan cara, Sarai melahirkan Ishak setelah menopause.

Ketika saya masih seorang pemudi, saya punya kerinduan untuk keluarga saya diselamatkan, saya menulis nama-nama orang yang saya doakan untuk diselamatkan. Itu artinya Kesepakatan itu terjadi. Namun bertahun-tahun tidak terjawab, sampai saya sudah lupa akan doa saya. Setelah saya menikah dan anak saya sudah remaja, barulah mama saya mulai dijamah Tuhan, akhirnya dibaptis dan beribadah ke gereja. Kesepakatan dijawab setelah 30 tahun kemudian.

Jangan men-deadline Tuhan. Karena Tuhan tidak pernah men-deadline kita. Kita yang selalu mengulangi kejahatan dan keburukan kita. Tuhan mau mengajar kita, mendidik kita untuk sabar dan setia menunggu jawaban doa kita. Tuhan mendidik kita untuk bertahan dan setia.

Iman Maria, menempatkan dirinya sebagai hamba, tidak menggunakan akal pikirannya sehingga lahirlah sang Juru Selamat dunia yaitu Tuhan Yesus.

Iman Sarai, melihat situasi dan kondisi sehingga lahirlah anak yang bukan merupakan anak perjanjian, yang menjadi masalah besar di dunia.

Pilihlah berkat seperti Maria supaya kita menjadi berkat bagi semua orang. Sabar dan Setia.

Tuhan Yesus memberkati.

Jumat.10.11.2023
Resume Doa Fajar TOC

Link Youtube : Click Here