031-5963367

Sejarah Andreas

Andreas merupakan murid Yesus yang namanya hanya disebutkan sebanyak 14 kali dalam Alkitab, dan Andreas bekerja sebagai nelayan bersama saudaranya Petrus. Mereka tinggal serumah bersama dengan ibu mertua dari Petrus.

Tahukah kamu, Andreas mungkin tidak terkenal dalam Alkitab, bahkan mungkin dia adalah murid yang pertama kali dipanggil. Namun dia bukanlah termasuk golongan murid yang terdekat dengan Yesus seperti Yohanes, Petrus, dan Yakobus. Padahal, yang membawa Petrus kepada Yesus adalah Andreas, sungguh ironi bukan. Namun dengan latar belakang yang dimiliki oleh Andreas dan mungkin perannya hanya sedikit dalam Alkitab, tapi sebelumnya kita kenali dulu lebih dalam mengenai siapa sih Andreas, dan apa dampak yang bisa kita ambil dalam kisahnya dalam Alkitab.

  1. Siapa sih Andreas?
    Andreas awalnya hanya salah satu murid Yohanes Pembaptis yang berasal dari Kapernaum. Karena dia murid Yohanes Pembaptis mungkin dari sinilah Andreas mengenal Yesus dan dia memutuskan untuk mengikuti Yesus.
  1. Andreas mengajak Petrus untuk bertemu Yesus
    Dalam Yohanes 1:35-42 menjelaskan bahwa bagaimana pertemuan Andreas, Petrus dengan Yesus untuk pertama kali dan sejak saat itu juga mereka tinggal dengan Yesus. Namun yang perlu kita pahami dari pertemuan tersebut lahirlah penginjil yang hebat yaitu Petrus, tidakkah itu merupakan hal yang besar yang hanya berawal dari ajakan Andreas yang mungkin biasa bagi kita dan Petrus mendapatkan julukan Petrus si penjala manusia.
  1. 5 roti dan 2 ikan
    Tahukah kamu siapa yang pertama kali mengajak anak kecil kepada Yesus dengan 5 roti dan 2 ikan? Siapa lagi kalau bukan Andreas. Berawal dari ajakan Andreas yang membawa anak kecil tersebut kepada Yesus dan akhirnya terjadilah peristiwa besar yaitu Yesus memberi makan 5000 orang.
  1. Andreas dan orang non Yahudi
    Dalam Yohanes 12:20 menjelaskan beberapa orang Yunani (non Yahudi) menghampiri Filipus untuk minta bertemu dengan Yesus, namun saat itu Filipus ragu karena mereka bukanlah orang Yahudi dan akhirnya Filipus menyampaikannya kepada Andreas. Dan sekali lagi Andreas menyampaikannya kepada Yesus tanpa ragu sekalipun pada masa itu orang non Yahudi dimusuhi bahkan dianggap kafir.

Melalui sikap dan hati Andreas ternyata dapat memiliki dampak yang luar biasa yang belum kita ketahui, tanpa ragu dan khawatir dia selalu melakukan bagiannya dalam mengikut Yesus.

Bagaimana dengan kita, sudahkah kita melakukan bagian kita dalam melayani Dia? Jangan pernah lelah untuk selalu mengingatkan sesama kita untuk melakukan bagian kita, walaupun hanya dalam hal sepele contohnya seperti mengajak atau mengingatkan saudara, teman maupun keluarga kita untuk beribadah tetapi teruslah mengerjakan bagianmu karena kita tidak tahu kedepan mungkin bisa terjadi sesuatu yang besar seperti yang dilakukan Andreas.

So… Tetap semangat melayani dia, jangan pernah ragu ataupun khawatir karena Tuhan berjanji dalam Fiman-Nya yang akan selalu menyertai kita sampai selama-lamanya.