031-5963367

Gereja terdiri dari gereja secara universal dan gereja lokal tempat kita bergereja atau bersekutu terus menerus.

Gereja universal atau gereja sedunia yaitu gereja yang terdiri dari semua orang percaya yang memiliki hubungan pribadi dengan Tuhan Yesus Kristus, yaitu:

Gereja universal merupakan:

  • Dilahirkan dari Roh Allah dan oleh Roh yang sama telah dibaptis ke dalam Tubuh Kristus (1 Kor. 12:13-14;1 Pet. 1:3, 22-25).
  • Kristus sendiri yang membangun dan mendirikan kumpulan orang percaya yang merupakan jemaat-Nya (Mat. 16:18).
  • Di dalam Kristus, gereja merupakan kumpulan orang percaya tanpa Melihat latar belakangnya, dimana semuanya membentuk satu Tubuh, yang dihasilkan oleh Roh Kudus (Gal. 3:28; Ef. 4:4).
  • Kristus telah mati untuk Tubuh-Nya ini (Ef. 5:25).
  • Kristus adalah Kepala atas gereja, yang memberikan arah bagi Gereja-Nya (Kol. 1:18).
  • Gereja lokal ditujukan kepada sekelompok orang percaya yang diidentifikasi sebagai jemaat lokal. Jadi ada gereja di Yerusalem (Kis. 1:8; 11:22), di Asia Kecil (Kis. 16:5), di Roma (Rom. 16:5), di Korintus, Galatia dan di jemaat-jemaat local lainnya. Dalam Galatia 1:1-2, Rasul Paulus menunjukkan bahwa di propinsi Galatia ada banyak gereja, dan masing-masing gereja itu disebut gereja local. Anggota-anggota gereja universal, harus bersekutu, diajar dan digembalakan dalam gereja-gereja lokal.
Fungsi dari gereja lokal

Beberapa gambaran penting untuk mengidentifikasi fungsi-fungsi gereja lokal yang alkitabiah, yaitu:

Ibadah

Roma 12:1 menjelaskan tentang arti ibadah di Perjanjian baru, yaitu bahwa orang percaya di Perjanjian Baru, tidak membawa binatang yang mati untuk dipersembahkan dalam ibadah, tetapi membawa tubuh yang hidup, yaitu tubuhnya sendiri, yang dikhususkan bagi Allah, sebagai persembahan bagi Allah. Ibadah yang sejati harus senantiasa ada di dalam wilayah spiritual. Sebagaimana umat Israel di Perjanjian Lama beribadah pada hari Sabat, atau yang kita kenal sebagai hari sabtu, maka umat Allah di Perjanjian Baru atau gereja mulai beribadah pada hari minggu yang merupakan hari pertama dari seminggu, dalam rangka memperingati kebangkitan Tuhan Yesus Kristus (Yoh. 20:1, 19).

Organisasi

Setelah gereja didirikan, maka penilik jemaat (gembala jemaat), penatua, dan diaken dipilih untuk memimpin, mengatur dan mengelola pelayanan gereja (Kis. 14:23; 1 Tim. 3:1, 8). Di sini, struktur “Kepemimpinan” dan “Otoritas” ditetapkan dalam gereja lokal (1 Tim. 5:17).

Instruksi

Instruksi merupakan unsur vital dalam kehidupan bergereja. Allah memberikan Kitab Suci atau Alkitab dengan tujuan untuk mengajar dan mendidik jemaat (2 Tim. 3:16-17), serta memimpin mereka agar:

Persekutuan

Gereja mula-mula memberikan penekanan yang besar pada persekutuan-persekutuan doa atau FA-FA (Kis. 2:46-47), untuk membangun kesatuan iman yang Tuhan Yesus doakan (Yoh 17) dan yang Rasul Paulus minta (Fil. 2:1-4).
Persekutuan orang percaya menekankan pada:

Pelayanan

Gereja lokal terlibat dalam berbagai jenis pelayanan yang terdiri dari:

Ordinansi
Gereja melaksanakan ordinansi Baptisan dan Perjamuan Tuhan atau Perjamuan Kudus (Kis. 2:41; 1 Kor. 11:23-26).

Kesimpulan:

Kita melihat bahwa siapapun yang percaya adalah bagian dari Tubuh Kristus. Gereja Tuhan yang sebenarnya adalah kumpulan orang-orang yang telah menerima keselamatan oleh iman di dalam Tuhan Yesus Kristus (gereja universal), dan mereka bersekutu, digembalakan serta mendapat pengajaran di gereja-gereja lokal.