1 Korintus 12 :2 “kamu tahu bahwa pada waktu kamu masih belum mengenal Allah kamu tanpa berpikir ditarik kepada berhala-berhala yang bisu”
Manusia selalu tertarik dengan hal2 supranatural, secara natural selalu tertarik memanisfestasikan wujud allah2 ke dalam bentuk2 yang lebih mudah mereka pahami. Membuat dan menyembah patung, mengkeramatkan pohon yang besar dan sangat tua, sungai2 yang besar, Binatang yang kuat, dll.
Ada kerindunan hati mereka untuk menjalin hubungan dengan sang Pencipta tetapi karena hubungan itu telah dirusak oleh dosa maka mereka tidak dapat mengenal Allah karena manusia tidak dapat menalar kapasitas Tuhan yang tidak terbatas.
Sehingga perlu inisiatif dari Tuhan sendiri untuk mendatangi manusia dan menyatakan diri Nya sendiri sebagai Tuhan yang benar.
Yesaya 65:1 “Aku telah berkenan memberi petunjuk kepada orang yang tidak menanyakan Aku; Aku telah berkenan ditemukan oleh orang yang tidak mencari Aku. Aku telah berkata “ini Aku, ini Aku” kepada bangsa yang tidak memanggil nama Ku.
Bagaimana Allah menyatakan diri kepada manusia?
Allah menyatakan diri Nya kepada manusia secara pribadi (Abraham), melalui nabi, melalui wujud manusia (Tuhan Yesus), melalui Roh Kudus.
Manusia memerlukan iman sebelum bertemu dengan Tuhan (Ibrani 11:6a).
Tanpa iman maka manusia tidak mungkin percaya bahwa Allah itu ada.
Tuhan terlebih dahulu memberikan iman kepada orang-orang yang belum mengenal Allah (Yoh15:8).
Kita dapat percaya kepada Tuhan yesus karena Roh kudus telah memberi kita benih iman (1 Kor 12 :3B).
Jika bukan kita yang memilih Allah tetapi Allah yang memilih kita, mengapa kita masih perlu memberitakan injil dan menjadi saksi kepada dunia?
Roma 10 :14 “tetapi bagaimana mereka dapat berseru kepadaNya jika mereka tidak percaya kepada Dia? Bagaimana mereka dapat percaya kepada Dia jika mereka tidak mendengar tentang Dia. Bagaimana mereka mendengar tentang Dia jika tidak ada yang memberitakan Nya?”
Tetapi iman percaya itu harus diwujudkan dengan pengakuan dari mulut kita bahwa Yesus adalah Tuhan
Roma 10:9-10 “sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu bahwa Yesus adalah Tuhan dan percaya dalam hatimu bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati maka kamu akan diselamatkan. Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.”
Percaya Tuhan Yesus – Dibaptis Air – dipenuhi Roh Kudus – Menghasilkan buah2 Roh – Memperoleh Karunia Roh
Karunia Roh Kudus (1 Kor 12 : 8-11)
9 Karunia Roh Kudus yang kita peroleh setelah kita dipenuhi oleh Roh Kudus, 2 untuk membangun diri sendiri dan 7 untuk membangun orang lain.
Jika sebelum dibaptis, Roh Kudus memberikan kita benih iman untuk percaya kepada Tuhan Yesus maka setelah kita dibaptis maka Roh Kudus akan memberikan kita karunia iman untuk kuat menghadapi penderitaan. Inilah sebabnya Tuhan Yesus memerintahkan para murid untuk tetap berdiam di Yerusalem sampai mereka dipenuhi oleh Roh Kudus. Karena Tuhan Yesus mengetahui penderitaan dan aniaya besar yang akan dialami oleh para murid ataupun orang2 percaya.
Sebelum dipenuhi oleh Roh Kudus, para murid dan orang percaya hidup dalam kekuatiran dan ketakutan karena Tuhan Yesus dianggap sebagai penjahat dan orang sesat sehingga para pengikutnya diburu untuk dibunuh. Tetapi Ketika mereka telah dipenuhi oleh Roh Kudus maka para murid yang sebelumnya hidup dalam ketakutan, dengan berani memberitakan injil dan kesaksian di hadapan orang2 dan perkataan2 mereka dipenuhi oleh kuasa sehingga banyak orang menjadi percaya dan bertobat.
Ketika zaman kaisar Nero, penangkapan – penyiksaan – pembunuhan para orang percaya merupakan tindakan yang dilegalkan dan didukung oleh kekaisaran.
Di zaman modern ini, mungkin kita orang percaya tidak mengalami penderitaan secara terang2an seperti zaman kekaisaran Nero walaupun mungkin di Sebagian tempat masih terdapat penganiayaan terhadap pengikut Tuhan.
Walau kita tidak mengalami penganiayaan secara fisik tetapi iblis tidak tinggal diam untuk menyerang dan memperdaya kita untuk meninggalkan iman percaya kita kepada Tuhan. Oleh sebab itu kita memerlukan karunia iman dari Roh Kudus agar kita dapat mempertahankan kemurnian iman kita.
Iman untuk tetap setia. Iman untuk kuat menanggung penderitaan. Iman untuk percaya penggenapan janji2 Tuhan. Iman untuk percaya bahwa Bapa memberikan yang terbaik dalam hidup kita. Iman seperti Daniel “ditolong maupun tidak ditolong Tuhan, aku akan tetap beribadah kepada Tuhan”.
Tetapi seringkali karunia2 ini menjadi pintu bagi iblis untuk menarik kita menjauh dari Tuhan. Mungkin kita berpikir, kalau kita bisa mengadakan mujizat, bernubuat & banyak orang bertobat Ketika kita berkhotbah, Tuhan pasti berkenan dengan hidup kita. Tetapi sedikit demi sedikit terjadi pergeseran dalam hatinya. Yang awalnya untuk kemuliaan Tuhan berganti untuk kemuliaan dirinya sendiri.
Matius 7 : 22-23 “Enyahlah dari pada Ku kamu sekalian pembuat kejahatan”
Kita lupa bahwa Iman adalah dasar dari segala sesuatu (ibrani 11:1)
Karena itu hendaklah kita senantiasa berdoa untuk meminta iman yang murni kepada Roh Kudus agar hidup kita ini benar2 berkenan kepada Tuhan Yesus. Apa gunanya kita memperoleh seluruh dunia tetapi kita kehilangan nyawanya (binasa)? (Markus 8:36)
Tuhan Yesus memberkati 😇🙏.
Senin.03.07.2023
Resume Doa Fajar ToC
Link Youtube : Click Here