2Raj 4:1-7
Ketika menghadapi masalah, kebanyakan orang melihat masalah itu lebih besar daripada apa yang dia punyai.
Kita akan belajar dari janda seorang nabi yang mengalami persoalan yang berat yang dia merasa tidak ada jalan keluarnya
1. Datang kepada Tuhan
Janda ini sudah menghadapi jalan buntu, dia merasa tidak punya sesuatu apapun untuk membayar hutangnya yang begitu besar, hingga penagih hutang datang untuk mengambil anak-anaknya menjadi budak.
Tetapi janda ini melakukan yang benar, yaitu datang kepada Tuhan melalui nabi Elisa. Langkah ini sungguh tepat, karena hanya Tuhanlah yang dapat memberikan pertolongan kepada kita.
Jika janda ini mengandalkan manusia, dan meminjam kepada tetangga-tetangganya untuk membayar hutangnya, maka dia bisa terbelit dengan hutang-hutang yang lain.
Tetapi jika Tuhan yang menolong, pertolongannya pasti dapat menyelesaikan masalah yang dihadapi.
Demikian juga kita, saat ini apapun masalah yang kita hadapi, mari kita datang kepada Tuhan, beritahukan pergumulan kita kepada Tuhan. Tuhan pasti akan segera merespon setiap anak-anak-Nya yang berseru kepada-Nya (Luk 8:1-8)
2. Sadari bahwa apa yang kita miliki lebih dari cukup
Ketika mengahadapi masalah sungguh mudah kita melihat masalah itu lebih besar daripada apa yang kita punya, masalah itu lebih besar dari kemampuan kita untuk menyelesaikannya. Hal ini akan membuat kita putus asa, dan kita bisa seperti janda yang menjawab: “aku tidak punya apa-apa”.
Padahal, jika kita teliti lebih lanjut, apa benar dia tidak punya apa-apa?
Janda ini hanya berpikir bahwa apa yang dia punya tidak cukup untuk membayar hutang-hutangnya.
Tetapi puji Tuhan, kita punya Tuhan yang sanggup membuat mujizat.
Dari apa yang janda ini miliki, minyak yang terbatas, buli-buli yang terbatas. Ketika diserahkan ke dalam tangan Tuhan, Tuhan melipat gandakan, sehingga dengan menjual minyak itu, dia bisa membayar hutang dan bahkan hidup dari selebihnya, dia dan anak-anak-Nya.
Murid-murid Yesus juga pernah mengalami masalah yang sama, ketika harus memberi makan 5000 orang. Mereka merasa apa yang mereka miliki tidak cukup untuk memberi makan 5000 orang dan lupa bahwa yang bertanya adalah Tuhan yang sanggup melakukan mujizat.
Ketika akhirnya mereka menyerahkan roti dan ikan kepada Tuhan, ditangan Tuhan roti dan ikan itu dapat mengenyangkan 5000 orang dan bahkan masih ada sisa 12 bakul.
Hari ini, Tuhan akan memberkati dari apa yang kita punya untuk menyelesaikan masalah yang kita hadapi. Serahkan apa yang ada pada kita kepada Tuhan. Dia akan membuat mujizat dalam hidup kita
3. Tuang minyak kita
Sekalipun terbatas, kelihatan sedikit, ketika minyak itu dituangkan, minyak itu tidak berhenti mengalir.
Demikian juga apa yang kita miliki, kelihatannya sedikit dan tidak berarti, tetapi ketika kita pakai untuk memberkati orang lain, maka Tuhan akan melipat gandakan dengan cara-nya yang ajaib.
Ada orang yang tidak punya tangan dan kaki, hanya bisa bicara saja. Tetapi dengan kata-kata-nya dia bisa membangkitkan semangat dan memberikan motivasi. Tuhan pakai dia menjadi motivator yang terkenal.
Apalagi jika saat ini kita masih punya anggota badan yang lengkap, artinya kita punya potensi yang tidak terbatas, karena kita diciptakan segambar dan serupa dengan Allah, dan Roh Kudus juga tinggal dalam hati kita, mengurapi dan menyertai kita senantiasa.
Ayo kita mulai pakai talenta yang Tuhan berikan untuk menjadi berkat bagi orang lain, Tuhan akan melipat gandakan dan tanpa terasa hal itu dapat menyelesaikan masalah yang kita hadapi
Kiranya Firman Tuhan hari ini menjadi rhema buat kita dan kita percaya bahwa janji Tuhan akan menopang hidup kita. Amin
Tuhan Yesus memberkati
Rabu.10.05.2023
Resume Doa Fajar ToC
Link Youtube : Click Here