Siapa yang tidak tahu kata ini..? Tentunya sudah familiar di telinga kita. Banyak sekali yang sudah pernah mengalaminya, mungkin termasuk salah satu dari kita yang sedang membaca artikel ini juga pernah atau sedang mengalaminya.
Jerawat dalam bahasa kedokteran disebut dengan acne vulgaris. Acne vulgaris adalah peradangan kronik dari folikel polisebasea (folikel rambut dan minyak) yang disebabkan oleh beberapa faktor dengan gambaran klinis yang khas.
Pada umumnya, jerawat terjadi pada remaja dan dewasa muda. Wanita lebih banyak mengalami problem ini daripada pria. Hampir setiap orang pernah menderita penyakit ini. Jerawat paling sering terjadi pada masa remaja dan dimulai pada masa pubertas. Pada umumnya insiden jerawat terjadi sekitar umur 14-17 tahun pada wanita dan 16-19 tahun pada. Kadang jerawat menetap pada wania umur 30 tahunan atau lebih.
Faktor-faktor yang memicu atau mempengaruhi timbulnya jerawat antara lain :
- Bakteria
- Genetik
- Ras. Kemungkinan ras berperan dalam timbulnya akne vulgaris diajukan karena adanya ras-ras tertentu seperti oriental (Jepang, Cina, Korea) yang lebih jarang dibandingkan dengan ras caucasian (Eropa, Amerika) dan orang kulit hitam pun lebih jarang terkena daripada orang kulit
- Hormon. Kelenjar sebasea sangat sensitif terhadap hormon androgen yang menyebabkan kelenjar sebasea bertambah besar dan produksi sebum meningkat. Hormon estrogen dapat mencegah terjadinya jerawat karena bekerja berlawanan dengan hormon androgen. Pada wanita, 60-70% menjadi lebih parah beberapa hari sebelum menstruasi dan menetap sampai seminggu menstruasi
- Diet. Jenis makanan yang memicu jerawat pada orang tertentu adalah makanan yang tinggi lemak (kacang, daging berlemak, susu, es krim), makanan tinggi karbohidrat (sirup manis), makanan yang beryodida tinggi (makanan asal laut) dan pedas.
- Psikis. Stres dapat memicu sekresi hormon yang menyebabkan kelenjar sebasea bertambah besar dan produksi minyak bertambah
- Kosmetika. Pemakaian bahan-bahan kosmetika tertentu, secara terus menerus dalam waktu yang lama dapat menyebabkan suatu bentuk jerawat ringan. Bahan yang sering menyebabkan jerawat bisa terdapat pada berbagai kosmetik seperti foundation, pelembab (moisturiser), dan whitening
- Merokok. Rokok dapat mempengaruhi kondisi kulit seseorang sehingga menimbulkan acne yang dikenal dengan “smoking acne”. Berdasarkan penelitian sekitar 42% perokok menderita jerawat.
Jenis-jenis jerawat:
Acne Komedonal
Ini adalah tingkat jerawat yang paling ringan. Jadi jangan sepelekan komedo, karena ini adalah awal mula terjadinya jerawat yang lebih parah.
Acne Papulopustul
Jerawat yang ditandai dengan benjolan berwarna merah, kadang disertai dengan bintik putih di puncaknya.
Acne Konglobata
Acne konglobata merupakan jerawat stadium lanjut.
Wah, lalu bagaimana ya upaya untuk menghindari terjadinya jerawat, yang tentunya membuat orang tidak pede..
- Rajin menjaga kebersihan wajah
- Diet rendah lemak dan karbohidrat
- Hindari penggunaan scrub karena dapat memperparah jerawat
- Pola hidup sehat, cukup tidur, dan hindari stress
- Melakukan perawatan secara rutin, misalnya dengan facial
Bila sudah terjadi jerawat tentunya diperlukan penanganan lebih lanjut baik pengobatan dari luar maupun dalam seperti pengunaan antibiotika, vitamin A, dan retinoid oral. Bila anda mengalami problem jerawat, konsultasikan pada ahlinya untuk memperoleh treatment yang tepat.